LEMBAGA PENDIDIKAN DI MASYARAKAT

Masyarakat diartikan sebagai sekumpulan orang yang menempati suatu daerah, diikat oleh pengalaman-pengalaman yang sama, memiliki sejumlah persesuaian dan sadar akan kesatuanya, serta dapat bertindak bersama untuk mencukupi krisis kehidupanya.

Masyarakat juga dapat diartikan sebagai suatu bentuk tata kehidupan sosial dengan tata nilai dan tata budaya sendiri. Dalam konteks pendidikan, masyarakat merupakan lingkungan ketiga setelah keluarga dan sekolah.

Lembaga pendidikan yang dalam istilah UU Nomor 20 Tahun 2003 disebut dengan jalur pendidikan non formal ini, bersifat fungsional dan praktis yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan kerja peserta didik yang berguna bagi usaha perbaikan taraf hidupnya. Baca selebihnya »

LEMBAGA PENDIDIKAN SEKOLAH

Pada dasarnya pendidikan sekolah merupakan bagian dari pendidikan dalam keluarga, yang sekaligus juga merupakan lanjutan dari pendidikan dalam keluarga.

Yang dimaksud dengan pendidikan sekolah disini adalah pendidikan yang diperoleh seseorang disekolah secara teratur, sistematis, bertingkat dan dengan mengikuti syarat-syarat yang jelas dan ketat (mulai dari taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi).

Ada beberapa karakterisitik proses pendidikan yang berlangsung disekolah ini, yaitu sebagai berikut :

v   Pendidikan diselenggarakan secara khusus dan dibagi atas jenjang yang memiliki hubungan herarkis.

v   Usia anak didik disuatu jenjang pendidikan relative homogeny.

v   Waktu pendidikan relative lama sesuai dengan program pendidikan yang harus diselesaikan.

v   Materi atau isi pendidikan lebih banyak bersifat akademis dan umum.

v   Adanya penekanan tentang kualitas pendidikan sebagai jawaban terhadap kebutuhan dimasa yang akan datang. Baca selebihnya »

PENDIDIKAN KELUARGA

Lingkungan keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama, karena dalam keluarga inilah anak pertama-tama mendapat didikan dan bimbingan. Juga dikatakan lingkungan yang utama, karena sebagian besar dari kehidupan anak adalah didalam keluarga.Tugas utama dari keluarga bagi pendidikan anak ialah sebagai peletak dasar bagi pendidikan akhlak dan pandangan hidup keagamaan.

Didalam pasal I UU perkawinan nomor 1 Tahun 1974, dinyatakan bahwa perkawinan adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dan wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera berdasarkan Ketuhanan Yang maha Esa.

Dengan terlihat betapa besar tanggung jawab orang tua terhadap anak, bagi seorang anakm keluarga merupakan persekututan hidupa pada lingkungan keluarga tempat dimana ia menjadi diri pribadi atau diri sendiri.

  1. 1.    Fungsi Dan Peran Pendidikan Keluarga
  2. Pengalaman pertama masa anak-anak.

Baca selebihnya »

sinopsis pandhawa Hambangun

SINOPSIS

Kejujuran, keadilan dan kesehjateraan adalah impian yang diharapkan bagi semua rakyat, namun semua itu hanya khyalan belaka, dimana kebijakan seorang pemimpin yang selalu memenangkan kaum kapitalis, dimana perilakunya selalu hanya menindas kaum yang lemah tanpa memikirkan akibat yang dirasakan oleh rakyat.

“Apakah keadaan ini akan berlanjut?”

“Apakah semuanya akan belarut – larut?”

“apakah semua ini akan kita biarkan saja”?

“ Tidak………” Baca selebihnya »

melu gaweane cah-cah

 

 
belajar gambar corel draw .,…….. ooohhhhh ternyata indah juga

ajar sabar men subur yoooo cah…….. iki wong tua……

MASALAH PELAYANAN PRIMA

pelayanan prima sebagaimana yang kita pahami sebagai pelayanan yang sangat baik atau terbaik, namum dalam mengimplementasikan ukaan tanpa masalah berbagai masalah yang dihadapi dantaranya sulitnya para aparatur pemerintah memposisikan diri sebagai pelayan  publik tetapi lebih merasa sebagai orang yang dilayani bukan sebagai pelayan. selain itu, masalah yang besar adalah sikap atasan yang kurang memiliki komotmen terhadap pelayanan masyarakat Baca selebihnya »

KARYA PARA WALI DALAM WAYANG KULIT

Boneka Wayang kulit jawa adalah symbol dari kehidupan manusia dimuka bumi ini. Ceritra wayang berasal dari india melalui serat Mahabharata dan Ramayana. Dalam wayang jawa oleh para wali sebagai shiar agama Islam dalam memperluas ajaranya. Sehingga oleh para wali perlu adanya penambahan tokoh dalam dunia wayangnya antara lain adalah punakawan. Dalam ceritra asli dari india punakawan ini tidak di temui karena ini ciptaan dari para wali tanah jawa.

Baca selebihnya »

DINAMIKA KELOMPOK

DINAMIKA KELOMPOK
PESERTA DIKLAT PRAJABATAN ANGKATAN VII KELAS J No 34 TAHUN 2011
Dinamika sendiri adalah berarti proses perkembangan, perubahan, yang terjadi pada semua yang ada dibumi kearah yang lebih baik, sedangkan Kelompok adalah kumpulan dua orang atau lebih membentuk satu tujuan untuk mencapai gol tentunya dengan norma-norma yang disepakati bersama.
Jadi Dinamika Kelompok adalah suatu kegiatan /aktivitas anggota untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan bersama. Baca selebihnya »

WAWASAN KEBANGSAAN NKRI

MEMBANGUN KARAKTER ( CHARACTER BUILDING )

Kualitas sumber daya manusia adalah unsur utama dalam membangun karakter bangsa yang tentunya didukung oleh unsur-unsur pendukung lainya yaitu : uang (money), metode kerja (method), mesin (mechine), perlengkapan (material), dan pasar (market)
Pelaksanaan pembangunan nasional sangat tergantung pada kesempurnaan aparatur negara dan kesempurnaan aparatur negara tergantung dari kesempurnaan PNS (Pegawai Negeri Sipil).
Karakter suatu bangsa pada dasarnya dapat dikenali pada dua sifat yaitu :
a. Karakter yang bersifat positif, yakni suatu tabiat, watak yang menunjukan nilai-nilai positif dalam kehidupan beermasyarakat, berbangsa dan bernegara
b. Karakter yang bersifat negative, yakni suatu tabiat, watak yang menunjukan nialai-nlai
c. negatif dalam kehidupan beermasyarakat, berbangsa dan bernegara Baca selebihnya »

Sabda Ratu Keliru

Sabda ratu ……Itulah kata-kata yang sering diucapkan kidalang dalam adegan wayang, yang berarti kata-kata seorang raja yang tidak akan pernah di ulang dan ditarik kembali. Ibarat kata tidak akan menjilat ludah yang sudah terbuang. Seorang pemimpin yang bijaksana dan berwibawa jika memutuskan masalah pasti akan selalu menawarkan bawahanya untuk mengeluarkan pendapat untuk mencapai keadilan dan demi menjaga nama baik kerajaaan maupun nama baik dirinya sendiri. Dalm mengaplikasikan pengamalan pancasila sila ke 5 (lima) yang berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Baca selebihnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.