Gunungan Takbir

Semua orang pasti sudah tahu apa itu gunung!!!??????

Tapi tidak semua orang mengenal gunungan, gunungan yang terbentuk dalam boneka wayang dikatakan kayon, bentuk gunungan yang ada dalam wayang juga mengerucut hampir sama dengan bentuk gunung. Sedangkan sebuah gunungan/ kayon dalam wayang menngambarkan suasana alam dapat dilihat dari gambar-gambarnya ada gambar pohon, hewan, rumah,manusia semua ada disitu.

gunungan sekaten yang ada di pulau jawa antara lain di jogjakarta, surakarta, dan cirebon, untuk memperingati maulud nabi besar Muhammad Saw. Konon Dari jaman majapahit sekaten itu sudah ada yang berfungsi untuk persembahan binatang totem kalau tidak salah sebagai iringan persembahan hewan kuda. Diduga pada saat jaman majapahit banyak orang memuja hewan kuda. Kemudian ketika mengalami perpindahan kekuasaan dari majapahit ke demak  dan mengalami perubahan nama sekati, sekhati, sekaten yang sekarang ini perubahan fungsi yang ditafsir secara ISLAMI jadi nama syahadatain. Gunungan untuk acara ini dibuat dari nasi yang dibentuk seperti gunung juga diberi lauk pauk. Untuk tradisi yang maksih eksis di daerah tanah kelahiran saya setiap ada kegiatan yang sifatnya ritual masih menggunakan nasi tumpeng yang kurang lebih bentuknya juga sama seperti gunungan tapi tidak terlalu besar seperti yang disajikan dalam sekaten.

***********************

bulan ramadhan hampir habis sesudah itu menginjak malam satu syawal dimana para umat islam akan merayakan kemenangan dimana satu bulan penuh (ramadhan) sudah melaksanakan puasa. Menahan makan dan minum, amarah, nafsu dan yang lain-lain. Malam satu syawal para umat islam merayakan kemenangan dengan lantunan takbir – takbir yang berkumandang disetiap mushola, masjid, diberbagai tempat ada juga yang mengumandangkan takbirnya sambil jalan-jalan atau sering disebut takbir keliling.

Seperti yang telah dilakukan oleh masyarakat Kecamatan Dusun Tengah kabupaten Barito Timur, setiap malam satu Syawal/ Idul Fitri mengadakan lomba takbir tingkat Kecamatan untuk menyambut kemenangan hari raya dan seabagai rasa syukur kepada Allah SWT. Tak luput dari itu peserta lomba diharuskan membuat kreasi seni seperti yang sudah dilakukan sebelumnya misal menghias mobil menjadi bentuk kapal, membuat bentuk Ka’bah, bentuk burung, dan yang lain –lain. sebagai ajang kreativitas dan untuk memeriyahkan takbir keliling. Masyarakat Kampung Baru salah satu desa yang ada di Kecamatan Dusun Tengah sangat antosias untuk selalu ikut berpartisipasi mengikuti perlombaan tersebut . Tahun 1430 H yang lalu Desa Kampung Baru ini mendapatkan juara 2 (dua). Masyarakat berkreatifitas dengan menghiasi mobil L300 sebagai bentuk  panggung wayang mini dengan berbagai properti misal kelir mini, wayang purwa, beberapa instrumen gamelan, bedhug, syimbal, penabuh, soundsistem , alunan melodi gamelan yang kurang tersusun, dan suara saut-sautan vokal yang mengumandangkan takbir.

Di tahun ini para warga membuat bentuk kreasi gunungan sekaten, dengan properti  – +  kayu yang dirancang membentuk gunung, kain, lampu, cat, sayuran, buah-buahan, padi, singkong, yang dimaksudkan disini untuk memperlihatkan kepada juri dan semua orang bahwa gunungan sekaten yang sudah menunjukan ISLAMI dan berbagai hasil bumi  seprti Palawija, pal kependhem, pala kesampar dan yang lain-lain. Ini semata-mata untuk menunjukan rasa syukur kepada Sang  Maha Pencipta atas segala kenikmatan yang diberikan kepada umat manusia. Tak lupa juga berharap mendapatkan juara 1 (satu) ide seperti ini diperoleh oleh salah satu warga yang bernama Abadi rohmad. Beliau salah satu anggota polisi yang sekarang berutgas di desa Bambulung,Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, beliau ini sangat kreatif, penuh dengan kreasi, berpengaruh karena kebijaksanaan dalam memimpin, mempunyai solidaritas yang tinggi, supel. Dibantu dengan warga dengan penuh kreativitas dan semangat agar dapat melestarikan program-program tersebut supaya lebih berkembang dan tidak akan punah, agar anak cucu untuk mengmbangkan kreativitasnya.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: