LEMBAGA PENDIDIKAN SEKOLAH

Pada dasarnya pendidikan sekolah merupakan bagian dari pendidikan dalam keluarga, yang sekaligus juga merupakan lanjutan dari pendidikan dalam keluarga.

Yang dimaksud dengan pendidikan sekolah disini adalah pendidikan yang diperoleh seseorang disekolah secara teratur, sistematis, bertingkat dan dengan mengikuti syarat-syarat yang jelas dan ketat (mulai dari taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi).

Ada beberapa karakterisitik proses pendidikan yang berlangsung disekolah ini, yaitu sebagai berikut :

v   Pendidikan diselenggarakan secara khusus dan dibagi atas jenjang yang memiliki hubungan herarkis.

v   Usia anak didik disuatu jenjang pendidikan relative homogeny.

v   Waktu pendidikan relative lama sesuai dengan program pendidikan yang harus diselesaikan.

v   Materi atau isi pendidikan lebih banyak bersifat akademis dan umum.

v   Adanya penekanan tentang kualitas pendidikan sebagai jawaban terhadap kebutuhan dimasa yang akan datang.

1.    Tanggung Jawab Sekolah

Sebagai pendidikan yang bersifat formal, sekolah menerima fungsi pendidikan berdasarkan asas-asas tanggung jawab sebagai berikut

- Tanggung jawab formal kelembagaan sesuai dengan fungsi dan tujuan yang ditetapkan menurut ketentuan

–ketentuan yang berlaku, dalam hal ini undang –undang pendidikan ; UUSPN Nomor 20 Tahun 2003 yang telah mengaturnya.

-                 Tanggung jawab keilmuan berdasarkan bentuk, isi tujuan dan tingkat pendidikan yang dipercayakan kepadanya oleh masyarakat dan bangsa.

-                 Tanggung jawab fungsional, ialah tanggung jawab professional pengelola dan pelaksana pendidikan yang menerima ketepatan ini berdasarkan ketentuan-ketentuan jabatanya.

  1. 2.    Sifat-Sifat Lembaga Pendidikan Sekolah

Sekolah merupakan lembaga pendidikan kedua setelah pendidikan keluarga, bersifat forman namun tidak kodrati. Dari kenyataan-kenyataan tersebut, sifat-sifat pendidikan sekolah adalah sebagai berikut :

-       Tumbuh sesudah keluarga ( pendidikan kedua )

-       dalam sebuah keluarga tidak selamanya tersedia kesempatan dan kesanggupan memberikan pendidikan kepada anaknya, sehingga keluarga menyerahkan tanggung jawab kepada sekolah.

-       Lembaga pendidikan formal

-       Dinamakan lembaga pendidikan formal, karena sekolah mempunyai bentuk yang jelas, dalam arti memiliki program yang telah direncanakan dengan teratur dan ditetapkan dengan resmi, misalnya di sekolah ada rencana pelajaran, jam pelajaran dan peraturan lain yang menggambarkan bentuk dari program sekolah secara keseluruhan.

-       Lembaga pendidikan yang tidak bersifat kodrati

-       Lembaga pendidikan didirikan tidak atas dasar hubungan darah antara guru dan murid seperti halnya di keluarga, tetapi berdasarkan hubungan yang bersifat kedinasan.

3.    Fungsi Dan Peranan Sekolah

Didalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang system Pendidikan Nasional pada pasal 13 ayat (1) disebutkan bahwa jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal, nonformal dan informal yang dapat saling melengkapi dan memperkaya.

Peranan sekolah sebagai lembaga yang membantu lingkungan keluarga, maka sekolah bertugas mendidik dan mengajar serta memperbaiki dan memperhalus tingkah laku anak didik yang dibawa dari keluarganya.

Fungsi sekolah itu, sebagaiman diperinci oleh suwarno dalam bukunya Pengantar Umum Pendidikan, adalah pendidikan sebagai berikut.

-       Mengembangkan kecerdasan pikiran dan memberikan pengetahuan.

-       Spesialisasi

-       Efisiensi

Terdapatnya sekolah sebagai lembaga sosial yang berspesialisasi dibidang pendidikan dan pengajaran, maka pelaksanaan pendidikan dan pengajaran dalam masyarakat menjadi lebih efisien dengan alasan sebagai berikut.

Seumpama tidak ada sekolah, dan pekerjaan mendidik hanya harus dipikul oleh keluarga, maka hal ini tidak akan efisien, karena orang tua terlalu sibuk dengan pekerjaanya, serta banyak orang tua tidak mampu melaksanakan pendidikan dimaksud.

  1. Pendidikan sekolah dilaksanakan dalam program yang tertentu dan sitematis.
  2. Disekolah dapat dididik sejumlah besar anak secara sekaligus.

-       Sosialisasi

-       Sekolah mempunyai peranan yang penting didalam proses sosialisasi, yaitu membantu perkembangan individu menjadi makhluk sosial, makhluk yang mampu beradaptasi dengan baik dimasyarakat.

-       Konservasi dan transmisi kultural

-       Fungsi lain dari sekolah adalah memelihara warisan budaya yang hidup dalam masyarakat dengan jalan menyampaikan warisan kebudayaan tadi (transmisi kultural) kepada generasi muda, dalam hal ini tentunya adalah anak didik.

-       Transisi dari rumah ke masyarakat.

  1. 4.    Macam-macam Sekolah

Sekolah sebagai lembaga pendidikan sebenarnya mempunyai banyak ragamnya, dan hal ini tergantung dari segi mana melihatnya.

  1. Ditinjau Dari Segi Yang Mengusahakan
    1. Sekolah negeri yaitu sekolah yang diusahakan oleh pemerintah, baik dari segi pengadaan fasilitas, keuangan maupun pengadaan tenaga pengajar.
    2. Sekolah swasta yaitu, sekolah yang diusahakan selain pemerintah, yaitu badan-badan swasta. Hal ini sebagaimana dinyatakan UU Nomor 2 Tahun 1989 Pasal 47 ayat (1) yaitu : “ Masyarakat sebagai mitra pemerintah berkesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta dalam penyelenggaraan pendidikan nasional ”. Dilihat dari statusnya sekolah swasta ini trdiri dari : disamakan, diakui, terdaftar, dan tercatat.
  2. Ditinjau dari Sudut Tingkatan

Menurut UU Nomor 20 Tahun 2004, jenjang pendidikan formal terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.

Pendidikan dasar terdiri dari : Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah dan SMP/ MTs

Pendidikan menengah terdiri dari : SMA/ MA dan SMK/ MAK

Pendidikan tinggi terdiri dari : Akademi, Institut, Sekolah tinggi, Universitas.

  1. Ditinjau dari Sifatnya
    1. Sekolah Umum

Sekolah umum adalah sekolah yang belum mempersiapkan anak dalam spesialisasi pada bidang pekerjaan tertentu.

  1. Sekolah Kejuruan

Ini adalah lembaga pendidikan sekolah yang mempersiapkan anak menguasai keahlian-keahlian tertentu seperti : SMEA, MAPK (MAK), SMKK, STM dan sebagainya.

5.    Sumbangan Khas Sekolah sebagai Lembaga Pendidikan

Sebagaimana yang dikemukakan dalam uaraian terdahulu bahwa sekolah merupakan lembaga pendidikan kedua setelah keluarga, yang tidak bersifat kodrati.

About these ads

4 Tanggapan

  1. maju terus mas ….

  2. Terus maju

  3. Jangan mundur Ki….

  4. Mantap, bos… Tingkatkan kualifikasi pengajar dan pelajar untuk mencapai keefektifitasan tujuan pendididikan yang berkualitas. Kualitatif dan bukan kuantitas.
    Maju terus, bos….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: