kehidupan malam

“menyenangkan rasanya menyelami kehidupan malam” dunia yang semakin mengglobal banyak barang dagangan, budaya, alat-alat, mesin dan semuanya masuk ke indonesia dari berbagai macam penjuru dunia, sehingga kemajuan pun semakin pesat, seakan-akan mampu mengubah yang ada di suatu tempat yang disitu banyak tradisi – tradisi yang mempunyai nilai estetik dan etika yang sudah menjadi budaya tempat tersebut.

bagi orang dulu/kuno (lakune sing ono), kehidupan malam itu rata-rata digunakan untuk laku sehingga banyak orang jaman dahulu itu mempunyai suatu kelebihan dalam hal sepiritual. beda dengan orang jaman sekarang/kino (kemakine sing ono)hanya memikirkan sesuatu yang bersifat instan semata,

suatu contoh : kakek moyang kita ketika menciptakan suatu karya seni itu disertai dengan laku sehingga hasil karyanya itu tidak akan mudah dikenal  orang selalu dikenang, mempunyai tingkat nilai estetik, etika seni yang lebih, banyak yang menirukan , selalu dikenang dan tidak akan mudah tertindas jaman. Beda dengan jaman sekarang banyak suatu karya seni yang timbul yang tidak lama  kemudian akan mudah tenggelam tertindas dari dari karya yang baru,  karya seni sekarang kurang mempertimbangankan nilai-nilai seni itu sendiri, karena kita itu orang timur , yang mempunyai budaya halus.

dari itu banyak orang yang salah menafsirkan tentang globalisai yang bekembang didunia ini, termasuk budaya barat yang masuk ke indonesia yang bayak bertentangan dengan budaya kita orang timur. misal cara berpakaian,makan, tatakrama, dll.

bagaimanakah cara mempertahankan budaya kita?

8 Tanggapan

  1. salam kenal….
    mengisi waktu luang dengan menulis,,, 🙂

  2. dengan selalu bangga dengan hasil karya anak bangsa..
    melestarikan budaya disekitar kita….belajar tarian itu, menggunakan bahasa itu, menjaga keramah tamahan itu..
    memulai dari diri sendiri …

    salam kenal🙂

  3. […] tanyakan kepada, Pak Akhta, Pak Bayu, Pak Yusami, Pak Wowos, Pak Nasir, Pak Anam dan para senior komunitas JANAH -1.803390 […]

  4. jangan buang seni sembarangan, karena memang sudah ada sarjana seni yang siap nyeni sebanyak-banyaknya tanpa kehabisan seni di SMA N 1 DUSUN TENGAH AMPAH BARITO TIMUR KALIMANTAN TENGAH dan siap lahir bathin memajukan seni Kalimantan Tengah. Tinggal apa dan siapa yang dapat memberdayakannya ? Sukses Mas, semoga sukses selalu.

  5. selamat datang di dunia blogsphare

  6. SEMANGAT MAS WOWOS ….. SEMANGAT .. SEMANGAT .. SEMANGAT.

  7. salam kenal mas

  8. Jangan sampai budaya kita tenggelam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: